Home » Kuliah » Kawan Yang Jadi Panutan

Kawan Yang Jadi Panutan

Sudah ada beberapa tulisan saya posting di blog ini membahas mengenai dosen inspiratif di program studi Teknik Industri Universitas Widyatama. Kali ini saya ingin membahas salah satu teman satu kelas saya yang bisa menjadi panutan bagi saya pribadi dan mungkin juga teman-teman lainnya.

Kang Redy

Namanya adalah Redy W Tambri, saya dan teman-teman lainnya menambahkan kang di depannya sebagai tanda sopan santun kita ke beliau karena memang juga beliau usianya cukup jauh dibanding saya dan teman-teman yang lain. Saat tulisan ini dibuat dan juga di publish kang Redy berstatus sebagai HR&GA di perusahaan PT. Clama Indonesia (DesleeClama Indonesia).

Ok langsung saja mengapa sih judul tulisan kali ini berjudul Kawan Yang Jadi Panutan dan kang Redy lah yang saya nilai bisa menjadi panutan tersebut. Begini gaes, menurut saya di jabatan yang penting pada perusahaannya pasti akan banyak orang yang membangga-banggakan jabatannya di mata publik, tapi kang Redy ini ngga begitu orangnya lho. Kang Redy ini orang yang benar-benar rendah hati kepada kami yang bisa dibilang usia saya dan teman-teman lainnya terpaut cukup jauh. Beliau bisa menempatkan diri di lingkungan perkulihaan pada orang-orang yang berusia seperti saya dan teman-teman lainnya juga. Sehingga tidak ada batasan untuk kami juga bercanda maupun bercerita kepada beliau. Yah beliau termasuk orang yang sangat mudah untuk berbaur bersama kami.

Pembawaannya yang kalem itulah yang membuat saya berpikir sampai sekarang ini “kok bisa yah?” Karena jujur saja di posisi beliau pada jabatannya  dan beliau juga sudah berstatus berkeluarga yang saat ini sudah dikaruniai satu orang anak yang usianya mungkin sekitar 4 tahun saat tulisan ini di tulis, beliau benar-benar memiliki semangat yang tinggi untuk terus mengejar pendidikan. Selain itu kenapa dia menjadi panutan bagi saya dan mungkin juga bagi teman-teman yang lain adalah karena beliau bisa membagi waktunya tersebut antara kerja, kuliah dan keluarga.

Baca Juga : Teman-Teman Kampus

Pernah saya dan teman saya Bengbeng (ini panggilan akrabnya) saling cerita dan ujung-ujungnya keluar pertanyaan “kok bisa yah kang Redy bagi waktu seperti itu?” Hmmm rasa-rasanya saya kalau menjadi beliau pun tidak akan cukup pandai untuk membagi waktu dengan baik. Saya pernah satu kelompok dengan beliau, untuk mengerjakan tugas beliau juga termasuk orang yang tidak pernah telat, saya bingung padahal saya yakin pekerjaannya pun pasti sangat banyak, apalagi beliau yang sudah mempunyai anak yang saat ini anaknya berada di usia emas pasti ingin selalu bersama kedua orangtuanya tapi beliau benar-benar bisa membagi waktunya untuk mengerjakan tugas dan berkuliah. Saya benar-benar salut kepada beliau.

Beliau ini juga orang yang selalu menyemangati saya dan teman-teman yang lain ketika mulai patah semangat tentang tugas kuliah. Pribadi beliau yang kalem benar-benar tidak tampak ada beban untuk menjalani hari-harinya. Sepertinya apapun yang terjadi di beliau, beliau selalu optimis untuk menjalaninya. Hmmm… Yah begitulah kang Redy, kawan yang benar-benar bisa menjadi panutan. Orang yang menurut saya pribadi mempunyai cara tersendiri untuk membagi waktu dan menempatkan dirinya dalam bergaul. Saya selalu salut dengan semangatnya tersebut. Semoga saja teman-teman yang saat ini membaca tulisan ini bisa terinspirasi oleh beliau yang mempunyai semangat begitu besar dalam kuliah walaupun beliau sudah mempunyai keluarga dan bekerja dengan jabatan penting di perusahaannya.

632 total views, 1 views today

Check Also

Jepret Sana Jepret Sini

Jepret Sana Jepret Sini

Jepret Sana Jepret Sini – Hari Minggu (24/5) kemarin kami masuk kuliah, ini adalah pertemuan terakhir untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *