Home » Kuliah » Efek Dari Lingkungan Belajar Mengajar Yang Baik

Efek Dari Lingkungan Belajar Mengajar Yang Baik

Saya mungkin bisa bilang kalau saya ini orang yang beruntung ketika berbicara mengenai lingkungan belajar mengajar atau lingkungan pendidikan saya. Dalam hal ini kita berbicara sekolah ataupun kampus yah gaes. Kenapa saya bisa bilang saya ini orang yang beruntung dalam lingkungan pendidikan?? Karena sejak SD sampai dengan kuliah saya saat ini saya selalu mendapatkan lingkungan yang baik yang tentunya bisa mendukung saya pribadi bersemangat untuk menuntut ilmu. Lingkungan yang mendukung disini adalah faktor-faktor seperti pengajar, teman-teman, maupun mba-mba kantin yang bisa dimanfaatkan untuk diutangin kalau dompet lagi kering .

Menurut saya lingkungan belajar mengajar yang baik adalah sesuatu yang sangat penting dimana bisa menimbulkan efek semangat belajar ke diri sendiri. Bahkan terkadang menjadi cambuk untuk diri sendiri untuk bisa menjadi yang terbaik. Saya benar-benar bersyukur sekali bisa selalu mendapatkan lingkungan belajar mengajar yang mendukung. Saya coba ceritakan sedikit mengenai efek dari lingkungan belajar mengajar yang mendukung ini versi saya.

Bacaan Lainnya : Pintar Dengan Melawan Malas

Saat dulu kuliah di bangku D3 ada mata kuliah yang saya kurang begitu paham mengenai materinya, yang pada intinya 1 semester itu kita harus mengerjakan proyek LFS (Linux From Scratch). Dosen yang menerangkan pun menjelaskan kurang begitu greget sehingga materi-materi yang disampaikan oleh beliau ngga banyak yang nyantol di otak saya. Yah pada mata kuliah ini saya merasa di titik terbawah saya dan merasa saya tidak akan mampu lulus di mata kuliah ini. Namun, karena ini adalah tugas yang dikerjakan kelompok dan beruntungnya saya mendapatkan anggota kelompok yang bisa saling menyemangati satu sama lain dan pada akhirnya pada mata kuliah ini saya mendapatkan nilai yang cukup memuaskan. Secara ngga langsung yang awalnya saya kurang menyukai mata kuliah ini dan uring-uringan buat masuk setiap mata kuliah ini, saya langsung mempunyai semangat lagi karena memang mempunyai anggota-anggota kelompok yang bisa saling support satu sama lain.

Belajar Kelompok

Pada saat inipun di bangku S1 saya mempunyai pengalaman-pengalaman seperti cerita diatas. Namun, karena mempunyai teman-teman yang bisa saling membantu dan saling menyupport satu sama lain, semangat untuk terus belajar timbul dengan sendirinya. Namun, pada S1 ini saya benar-benar beruntung, mengapa?? Karena saya merasakan lebih banyak yang mendukung dari sisi pengajar dan juga teman-teman saya. Yaps mereka-mereka semua adalah faktor-faktor pembentuk lingkungan yang membuat saya bersemangat. Banyak dosen yang mengajar saya dan teman-teman di kelas ekstensi Universitas Widyatama pada program studi Teknik Industri memberikan energi positif pada diri saya. Sehingga saya mempunyai semangat untuk bisa menikmati proses belajar mengajar di kampus ini. Yah walaupun tidak saya pungkiri ada beberapa pengajar yang cara menjelaskan materinya masih monoton dan bisa membuat jenuh. Tapi walaupun demikian bisa ditutupi karena teman-teman yang saya punya bisa saling mendukung.

Pada intinya melalui tulisan ini saya ingin menyampaikan bahwa efek lingkungan belajar mengajar yang mendukung sangat berpengaruh terhadap diri kita. Mungkin tulisan ini cukup membingungkan isinya buat teman-teman yang membacanya, maklum yang menulis juga lagi galau, daripada galau jadi mending nulis *eitss…curcol*.

Jadi menurut saya faktor pertama yang sangat berpengaruh terhadap pembentukan lingkungan belajar mengajar yang baik adalah teman-teman. Ketika kita mendapatkan teman-teman yang baik dan bisa saling support satu dengan yang lain disanalah kita bisa mendapatkan energi-energi positif yang tentu bisa menjadi cambuk untuk kita agar lebih bersemangat dalam belajar. Faktor yang kedua menurut saya adalah pengajar. Pengajar dalam hal ini adalah dosen atau guru. Jika pengajar memiliki semangat mengajar yang tinggi tentu para pelajarnya pun akan sangat senang dan siap untuk menerima pelajaran-pelajaran baru setiap pertemuannya. Tentu pengajar yang memiliki gaya mengajar yang mengasyikkan lebih banyak disenangi oleh para pelajar-pelajarnya. Yaps menurut saya pribadi dua faktor ini adalah faktor kunci untuk bisa menciptakan lingkungan belajar mengajar yang baik. Ketika salah satu faktor ini tidak terpenuhi setidaknya faktor yang satunya bisa menutupi. Namun, sebisa mungkin ketika kita ada masalah dengan salah satu faktornya, secepat mungkin untuk  bisa menyelesaikannya agar suasana di lingkungan tempat belajar mengajar tetap dalam keadaan yang kondusif yang pada intinya tidak menimbulkan efek kebencian atau fitnah terhadap pengajar ataupun teman-teman kita.

1,448 total views, 2 views today

Check Also

Jepret Sana Jepret Sini

Jepret Sana Jepret Sini

Jepret Sana Jepret Sini – Hari Minggu (24/5) kemarin kami masuk kuliah, ini adalah pertemuan terakhir untuk …

4 comments

  1. selain lingkungan dan pengajar yang baik dan membangun, menurut saya minat dan bakat pribadi juga penting sih.. kalau itu ga ada juga ga akan maksimal hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *