Home » Chit-Chat » Nge-Charge Smartphone Dengan Arus Lebih Besar, Boleh Ga Sih?

Nge-Charge Smartphone Dengan Arus Lebih Besar, Boleh Ga Sih?

“Boleh ngga sih kita nge-charge smartphone dengan arus yang lebih besar?” Ini adalah pertanyaan klasik yang mungkin kita sering dengar, bahkan mungkin teman-teman sendiri sampai saat ini masih bertanya-tanya dengan pertanyaan yang sama. Kesempatan ini saya coba sedikit memberikan gambaran mengenai pertanyaan klasik ini, silahkan disimak gaes.

Jadi Boleh Atau Ngga Nih?

Jawaban pertanyaan diatas adalah “boleh”. Iya kita boleh menggunakan charger dengan arus yang lebih besar daripada yang diminta oleh gadget kita. Penjelasannya juga cukup sederhana gaes. Ketika kalian menggunakan charger dengan arus yang lebih besar dari perangkat kalian, perangkat kalian hanya mengambil arus maksimal yang bisa diambilnya. Sebagai contoh ketika kalian menggunakan charger dengan arus 2A dan perangkat kalian hanya mampu untuk menerima arus 1A, ini artinya perangkat kalian hanya bisa menerima maksimal arus 1A saja, ngga bisa lebih dari itu. Resistor dalam chargerlah yang bekerja untuk membedakan berapa arus (ampere) yang harus dikeluarkan oleh charger.

Ngecharge Smartphone
Ngecharge Smartphone

Mungkin ada pertanyaan klasik lagi seperti “dengan menggunakan charger  yang memiliki arus lebih besar apakah bisa men-charge smartphone lebih cepat?”. Kembali lagi ke penjelasan saya diatas yah gaes, sebesar apapun arus yang mampu dikeluarkan oleh charger tapi smartphone kalian hanya mentok di 1A saja, yah tetap arus yang masuk maksimal hanya 1A, ngga bisa lebih. Jadi ngga akan bisa men-charge dengan waktu yang lebih cepat. Kalaupun ada yah mungkin smartphone tersebut sudah memiliki fitur fast charging.

Tapi…wait…wait…bagaimana jika charger-nya memiliki arus lebih kecil dari kebutuhan si smartphone? Nah, ini yang berbahaya gaes dan jangan pernah melakukan proses charging dengan charger yang memiliki arus lebih kecil dari yang diminta perangkat. Efek buruknya adalah proses charging bisa lebih lama dan adanya ketidak seimbangan arus yang diterima. Bahkan mungkin ada smartphone yang langsung memutuskan arus tersebut karena arus yang diminta kurang dari arus dari si smartphone-nya.

Saran saya agar perangkat kalian tetap awet ketika proses charging adalah selalu gunakan perangkat bawaan atau original, tentu dengan perangkat bawaan/original saat melakukan proses charging pun kalian tidak akan merasakan was-was.

598 total views, 2 views today

Check Also

aplikasi untuk mudik

Aplikasi Wajib Untuk Mudik

Wah ga terasa yah sudah di akhir bulan Ramadhan aja. Gimana puasanya nih teman-teman Jejeblog? …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *